Balikpapan Siaga Corona, Jangan Keluar Negeri Dulu, Wal

0
122
Waspada Corona di Bandara Sepinggan. Layar monitor menunjukkan hasil pindaian thermal. (top)

Dunia kalang kabut ces. Saat lagi asyik libur panjang Imlek, kita disibukkan sama Corona. Itu virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Meski Pemerintah Negeri Tirai Bambu sudah mengisolasi belasan kota mencegah meluasnya virus Corona, kita tetap kudu waspada.

Beberapa bandara memasang alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) untuk mendeteksi gejala penyakit mematikan itu. Jadi kalau kamu ke bandara lalu diperiksa sama orang yang pakai masker, jangan lari. Itu cuma buat memastikan kalau kamu nggak terjangkit.

Jangan-jangan kamu juga nggak tau kayak apa itu thermal scanner. Itu, alat pendeteksi suhu tubuh yang bentuknya mirip lampu sorot berbentuk kotak. Alat itu dipasang di pintu keluar area kedatangan penumpang. Hasil pemindaian akan keliatan tuh di monitor yang ada segede gaban.

Itu tuh thermal scanner. Bentuknya mirip lampu sorot persegi. fungsinya mendeteksi suhu tubuh. (top)

Nah ces, buat memastikan warganya aman, Jumat (24/1/2020) sore, Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmat Mas’ud mengunjungi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Tujuannya memberikan dukungan kepada petugas bandara, sekaligus memeriksa kesiapan para petugas melakukan pemeriksaan.

“Kami mengimbau masyarakat mengurangi bepergian ke negara-negara yang terindikasi virus Corona,” katanya. Hal itu  demi mengurangi risiko tertular wabah. Rahmad mengapresiasi kesiapan para petugas kesehatan yang disiagakan di bandara.

Menurut dia, kewaspadaan perlu ditingkatkan, mengingat bandara Sepinggan punya rute tujuan Singapura. Sementara yang kita tahu, Negeri Singa menjadi hub alias transit ke berbagai negara di dunia. Termasuk penerbangan ke China.

Jangan ke China dulu ces.. imbauan Wawali saat mengunjungi bandara. Tenang pak Wawali, duit di dompet tinggal selawe! (top)

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara SAMS Sepinggan, Ratna Sari Dewi sudah meningkatkan kewaspadaan. Penumpang dari luar negeri yang terindikasi demam di atas 38 derajat akan diperiksa intensif.

Meski begitu, sejauh ini belum ada temuan temuan penumpang yang terindikasi virus itu. Ratna Sari Dewi bilang, jika ada dugaan warga terjangkit, langsung dirujuk ke rumah sakit.

Selain demam tinggi, ada beberapa indikasi lainnya orang yang tertular virus corona, seperti batuk dan sesak nafas. Ratna menerangkan peningkatan kewaspadaan ini akan terus dilakukan sampai ada surat edaran yang baru dari Kementerian Kesehatan. Kalau kamu? Iya kamu, suhu tubuh kamu berapa? (bb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here