Bawaslu Terima Aduan Pelanggaran Masa Tenang

0
38

Balikpapan Bagus – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan menerima laporan dugaan pelanggaran di masa tenang. Laporan dilayangkan Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud – Thohari Aziz, Ahad, 6 Desember 2020.

“Bawaslu pada prinsipnya menerima setiap laporan. Selanjutnya kami akan buat kajian awal apakah materi awal, syarat formil terpenuhi,” kata Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmad Topan.

Bawaslu akan memeriksa materi dari peristiwa yang dilaporkan. Apakah yang dilaporkan itu masuk dalam kategori pelanggaran pemilihan atau tidak. “Itu isi kajian awal kami,” jelas Topan.

Pada dasarnya Bawaslu bekerja sesuai regulasi, apapun yang diatur dalam regulasi hal itu menjadi dasarnya. Ditanya media bahwa sisi aturan bahwa masa  tenangharusnya tidak ada kegiatan, bagaiaman bawaslu melihat kasus ini.

“Nah itu nanti hasil kajian kita akan kita sampaikan, ini baru saja melaporkan y akita buat form A laporan, buatkan tanda terima bukti laporan. Kemudian apakah ini melanggar atau tidak itu kita kaji Bersama komisioner lainya. Kalau kajian awal 2 hari sejak dilaporan disampaikan, berarti besok sudah selesaikan kajian awal,” jelasnya.

Topan menyebutkan untuk total laporan yang ditangani Bawaslu hingga hari ini ada 12. “Tadi itu total 12 nelum lagi ada informasi awal dari masyrakat itu kita lakukan penelusuran, belum lagi temuan dari panwas kecamatan, data kita nggak ingat semuanya.”

Relawan Rahmad, Sakaruddin melaporkan dugaan pelanggaran demi menegakkan aturan Pemilu. “Kok di hari tenang ada kampanye?” ujarnya. Sakaruddin mengatakan, kegiatan yang dilaporkan berupa pembagian masker oleh sejumlah orang berbaju AHB Kokos Squad di lapangan Merdeka.

Dalam kegiatan Minggu pagi  itu, mereka juga menyebarkan selebaran.  “Mereka mengenakan baju AHB kokos squad. Karena itu kami laporkan bapak haji Ahmad Basyir karena penanggungjawab dari AHB kokos squad itu,” tambah Ahmad Yani dari kantor hukum Agus Amri mendampingi relawan RA-TA, Sakaruddin.

“Kami melaporkan itu semata-mata ada kegiatan di masa tenang yang seharusnya tidak ada. Respon Bawaslu akan tindaklanjuti, kaji akan dikabari. Yang jelang kita serahkan ke teman-teman bawaslu untuk bagaimana selanjutnya,” jelasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here