Masyarakat Balikpapan Diimbau Tetap Tenang Hadapi Wabah Corona

0
108
Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi memberikan keterangan perkembangan kasus Corona dan penahanannya. Foto:fajria

Pemerintah Kota Balikpapan terus mengimbau masyarakat tetap tenang di tengah wabah Corona. Seluruh komunitas diajak bersikap kritis, dengan cara menyeleksi informasi yang membanjiri masyarakat, baik berupa pesan whatsapp maupaun media sosial.

“Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber-sumber resmi dari pemerintah,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam keterangan pers yang berlangsung sepanjang pekan ini.

Sejak ditemukan adanya pasien dalam perawatan (PDP) serta orang dalam pemantauan (ODP), wali kota memang rajin menggelar kumpa pers untuk menjelaskan berbagai informasi yang berseliweran. Selain itu, ia juga memperbarui informasi melalu akun instagram pribadinya, @rz_effendi58.

Menurut Rizal, partisipasi masyarakat diperlukan dalam menghadapi pagebluk ini. Misalnya dengan mematuhi anjuran tidak melakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Kemudian menjaga jarak dengan orang lain, rajin mencuci tangan, serta mengenakan masker.

Sampai Sabtu, 21 Maret 2020, jumlah warga Balikpapan yang positif terjangkit virus Corona sebanyak 6 orang.

Lima kasus merupakan kasus baru yaitu tiga orang perempuan dan dua laki-laki. sementara satu kasus sehari sebelumnya telah dinyatakan positif. Keenam pasien telah dirawat di rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, yang menjadi rumah sakit rujukan oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Rizal Effendi, sebagian besar pasien di Balikpapan yang dinyatakan positif corona, tinggal di wilayah Kecamatan Balikpapan Selatan. Namun mereka kini sudah dirawat intensif di rumah sakit.

“Dari riwayat mereka yang terdeteksi positif tidak memiliki riwayat penyakit apapun. 3 orang yang mengikuti seminar di Bogor pada akhir Februari lalu, termasuk 1 orang diyatakan positif sebelumnya. Jadi mereka rombongan yang diiumumkan kemarin (19/3),” ujarnya. Sementara 2 orang lainnya, 1 sempat bepergian ke Jepang dan dilakukan pemeriksaan pada 13 Maret 2020 hasilnya positif. Kemudian 1 orang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dilakukan pemeriksaan pada 16 Maret 2020 hasilnya positif.

Dengan bertambahnya kasus positif Corona di Balikpapan, Wali Kota meminta warga Balikpapan untuk tidak panik. Karena pemerintah berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Balikpapan meminta masyarakat tetap tenang, tetap waspada dan jangan panik. Langkah-langkah pencegahan mari kita lakukan bersama,” tandasnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah bagi Aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. “50 persen ASN diputuskan untuk bekerja dari rumah. Perangkat daerah yang melaksanakan tugas fungsi pelayanan dilakukan secara selektif dengan sistem shift,” ujarnya.

Rizal Effendi mengatakan upaya lainnya adalah melakukan penyemprotan dengan disinfektan dan melakukan edukasi menjaga kebersihan maupun menjaga kesehatan. “Penyemprotan akan dilakukan. Kemudian jaga kesehatan dan edukasi menjaga kebersihan dengan cuci tangan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here