Pemerintah Menargetkan 90 Persen Warga Balikpapan Terlayani PDAM Dalam Tiga Tahun

0
112
Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

 

Kabar bagus buat warga yang belum memperoleh sambungan air bersih. Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) memperluas jangkauan pelayanan. Jika saat ini baru 80 persen warga yang menikmati air PDAM, tahun ini jumlahnya diharapkan terus bertambah.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengungkapkan, target itu bisa saja direalisasikan kalau Embung Aji Raden sudah berfungsi. “Sehingga itu bisa memenuhi kebutuhan warga. Minimal target kita tiga tahun ke depan kebutuhan air PDAM terpenuhi. Insyaallah 90 persen (terpenuhi) pada 2023-2024,” kata Rahmad Mas’ud.

Jumlah penduduk Balikpapan saat ini sekitar 700 ribu orang. Dari angka itu, 500 ribu lebih jiwa sudah dipenuhi. “Pelanggan yang tercatat sekitar 103 ribu (KK). Artinya masih sekitar 80 persen penyediaan air bersih untuk warga,” imbuhnya.

Meski begitu, Rahmad Mas’ud meyakinkan pemerintah terus mencari alternatif. Seperti rencana Balikpapan mengambil air baku dari Penajam Paser Utara (PPU) terealisasi, pelayanan air bersih PDAM bisa lebih dari 100 persen.

Menurutnya, saat ini masih terus dibahas khususnya menyangkut untung rugi jika mengambil air baku dari PPU. Termasuk juga dibahas apakah mengambil air baku saja atau langsung diproduksi di PPU.

“Tinggal nanti teknisnya dibicarakan. Apakah bahan bakunya kita drop ke Balikpapan atau bahan yang sudah jadi. Kan tinggal dibicarakan saja,” ujarnya.

“Inilah fungsinya perusda dalam hal ini PDAM untuk berdiskusi karena mindset kita kan perusahaan, kalau ada untungnya kita kerjakan, kalau gak ada jangan namanya perusahaan.”

Selain opsi itu, PDAM Tirta Manggar Balikpapan juga masih menunggu pemenang tender menggarap proyek desalinasi. Perusahaan itu sudah merencanakan proyek penyulingan air laut sebagai upaya mengurangi kekurangan air baku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here