Tutup Ruas Jalan, Warga Diminta Patuhi Keputusan Pemkot Balikpapan

0
110

Pemerintah Kota Balikpapan menerbitkan surat edaran terkait penutupan sementara tujuh ruas jalan utama berstatus jalan kota dalam rangka pencegahan penyebaran wabah COVID-19.

Jalan utama yang ditutup meliputi 9 titik diantaranya, Jalan MT Haryono (Simpang Wika dan Simpang Beruang Madu. Jalan Ruhuy Rahayu (Simpang BSCC DOME). Jalan Asnawi Arbain (simpang Pengadilan Agama).

Jalan Jenderal Ahmad Yani (Simpang Plaza Balikpapan dan Simpang Muara Rapak). Jalan Mayjen Soetoyo (Simpang Markoni). Jalan Tjutjup Suparna/Boulevard Balikpapan Baru (Simpang Empat Balikpapan Baru) dan Jalan Imat Sungai Ampal.

Adapun waktu penutupan 7 ruas jalan utama tersebut, yakni mulai pukul : 09.00-20.00 Wita dan Pukul 20.00-04.00 Wita. Penutupan akan dimulai pada Selasa (31/03) hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Artinya, masyarakat yang mau berangkat bekerja masih bisa melintas di jalan itu sebelum jam 9 pagi, atau setelah jam 4 dinihari.

Pemberlakuan jam malam akan mulai diberlakukan pada pukul 20.00-04.00 Wita dilarang melakukan aktivitas diluar rumah.

Namun penutupan jalan tersebut, dikecualikan untuk kendaraan emergecy, TNI/Polri, Petugas BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Kesehatan, PMI, Gugus Tugas, Jasa Antar Jemput Makanan Darling (online), keperluan berobat, mengurus keluarga meninggal maupun sakit keras.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud berharan warga mendukung keputusan penutupan sementara sejumlah ruas jalan. Foto: ins

Berkaitan dengan surat keputusan itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan keputusan tetsebut sebagai upaya mencegah wabah corona.

“Keputusan ini bagian dari ikhtiar Pemkot untuk menjaga dan melindungi warga. Mudahan dengan surat edaran ini, dapat dipahami dan dijalankan seluruhnya,” kata Rahmad Mas’ud dalam pesan suara yang dikirimkan kepada para jurnalis.

Rahmad Mas’ud berharap warga Balikpapan bisa menaati surat keputusan ini. “Mari bersama lawan corona dan berbesar hati hadapi cobaan dan musibah ini semoga selaku diberi kekutan dan kesehatan,” tutupnya.

Asal tahu saja, jumlah pasien positif yang saat ini menjalani perawatan sebabyak 11 orang. Satu orang meninggal dunia, 29 pasien dalam perawatan dan 1.103 dalam proses pemantauan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here